SEMINAR KESEHATAN

Pengaruh Makanan Terhadap Menstruasi

Menstruasi merupakan bagian dari kehidupan perempuan. Ada perempuan yang mengalami masa menstruasi dengan lancar, namun ada juga yang tidak. Hal ini tentu dapat mempengaruhi tingkat kesehatan perempuan. Mengapa menstruasi bisa mempengaruhi kesehatan? Pertanyaan ini banyak muncul di kalangan perempuan sehingga tak jarang pula banyak mitos yang berkembang seputar jawaban pertanyaan tersebut. Untuk menjawab hubungan menstruasi dengan kesehatan secara ilmiah maka Yayasan Pendidikan Kalimantan (YPK) mengadakan workshop kesehatan dengan tema Peran Gizi terhadap Kesehatan Menstruasi yang diselenggarakan pada tanggal 10 November 2018 di Aula YPK. Narasumber dalam kegiatan ini adalah dr. Meilani Kumala M.S., Sp.G.K (K), Dokter Spesialis Gizi Klinik.

Menstruasi merupakan keadaan normal pada perempuan yang ditandai dengan pengeluaran darah, lendir, dan sisa-sisa sel secara berkala yang berasal dari lapisan permukaan rahim. Keadaan ini umumnya terjadi pertama kali pada perempuan pada usia 12 hingga 16 tahun kecuali pada masa hamil dan menyusui. Proses terjadinya menstruasi mencakup pelepasan sel telur, penebalan lapisan rahim, dan pendarahan menstrual. Pada umumnya, siklus menstruasi terjadi setiap 28 hari. Namun, terdapat beberapa individu yang memiliki siklus tersebut sekitar 26 hingga 35 hari.

Masalah yang sering timbul pada saat menstruasi yaitu ketidakteraturan siklus menstruasi, Sindroma Pra-Menstruasi (PMS), lama menstruasi, nyeri menstruasi, dan volume darah yang keluar selama menstruasi. Salah satu ciri yang dapat diamati ketika perempuan mengalami menstruasi yaitu sifat sedih dan emosional. Berbagai faktor yang mempengaruhi menstruasi yaitu usia, riwayat keluarga, hormon, kesehatan jiwa, aktivitas yang rendah atau terlalu berat, status gizi, serta asupan gizi dan pola asupan makanan.

Asupan gizi yang seimbang sangat diperlukan tubuh untuk memenuhi status gizi dalam batas normal, yaitu 18,9 hingga 22,9. Status gizi orang dewasa yang berumur lebih dari 18 tahun dapat diukur melalui Indeks Massa Tubuh dengan rumus Berat Badan/(Tinggi Badan)2. Energi dapat diperoleh dari makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak.

Gangguan menstruasi meliputi amenorea, polymenorea, dan menoragia.

  1. Amenorea: Keadaan di mana menstruasi berhenti dan tidak adanya darah yang keluar. Amenorea disebabkan oleh diet, kegemukan, olahraga yang terlalu berat, dan stres. Dalam hal ini, tubuh membutuhkan energi dan protein yang cukup.
  2. Polymenorea: Menstruasi yang terjadi pada 18 sampai 21 hari.
  3. Menoragia: Pendarahan menstruasi yang berlebihan. Faktor penyebab menoragia adalah stres, kegemukan, penurunan berat badan berlebihan, anorexia nervosa, dan olahraga berlebihan. Asupan gizi yang diperlukan adalah energi, protein, zat besi, Vitamin A, C, dan K, serta flavonoid

Sembilan puluh persen perempuan pernah mengalami Sindroma Pra-Menstruasi (PMS). Keadaan ini dilalui dua minggu sebelum menstruasi. Beberapa gejala yang muncul yaitu meningkatnya nafsu makan, bertambahnya berat badan, lemas, gangguan tidur, sulit berkonsentrasi, dan emosional. Nyeri menstruasi terjadi pada perut, punggung, kepala, dan pinggang. Keadaan ini disebabkan adanya kontraksi pada dinding rahim. Diet, penggunaan pil obat dan kompres, tidur yang cukup, dan berjalan adalah cara yang dapat ditempuh dalam meringankan nyeri menstruasi. Gaya hidup dan pola makan yang sehat berperan penting dalam kesehatan menstruasi.


Pada sesi tanya jawab peserta mengikutinya secara aktif terutama menanyakan seputar mitos yang berkembang di masyarakat.

Tanya: Apakah mentimun dan es dingin perlu dihindari selama menstruasi?

Jawab: Mentimum dan es dingin tidak ada kaitannya dengan menstruasi.

Tanya: Apakah cara mengukur status gizi setiap orang sama?

Jawab: Tidak. Status gizi orang dewasa yang berumur lebih dari 18 tahun dapat diukur melalui Indeks Massa Tubuh. Sedangkan status gizi orang yang berumur di bawahnya diukur dengan menggunakan WHO growth chart.

Tanya: Apakah selama menstruasi, kita dilarang untuk memakan nanas?

Jawab: Nanas yang dikonsumsi berlebihan membuat iritasi lambung hingga kontraksi walaupun jarang. Intinya, boleh saja dimakan tetapi dibatasi.

Tanya: Orang tua saya pernah berkata bahwa selama menstruasi, saya tidak boleh keramas agar pori-pori kepala tidak terkena air dan tebuka. Apakah itu mitos atau fakta?

Jawab: Ini bukan masalah mitos atau fakta. Tidak ada hubungan antara keramas dan menstruasi.

Tanya: Apakah makan obat bisa membuat menstruasi macet?

Jawab: Tergantung obat apa yang dikonsumsi. Dokter akan memberikan obat sesuai dengan masalah yang terjadi. Gaya hidup sehat seperti tidur yang cukup dan olahraga yang teratur sangat diperlukan.

Tanya: Apakah nyeri menstruasi menyebabkan timbul jerawat?

Jawab: Tergantung pada individu. Hormon estrogen yang tinggi selama ovulasi akan menyebabkan jerawat. Keadaan ini dinamakan imbalanced hormone.

Tanya: Apakah air kelapa tidak bagus untuk tubuh selama menstruasi?

Jawab: Air kelapa mengandung kalium/mineral. Tidak ada pengaruhnya ke menstruasi.

Tanya: Minum air es membuat menstruasi terhambat di hari kedua dan ketiga. Apakah itu benar?

Jawab: Air es yang memiliki suhu misalnya 10° di mulut akan berubah menjadi 36°. Tidak ada hubungan antara air es dan menstruasi. Hormonlah yang membuat menstruasi berhenti.

Tanya: Apakah soda membuat darah keluar banyak?

Jawab: Tidak. Soda mengandung natrium. Tidak ada hubungannya dengan menstruasi.

Tanya: Apakah menstruasi yang telat 1 sampai 2 bulan normal?

Jawab: Biasanya ini terjadi karena ketidakaturan siklus. Jika keadaan demikian, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk dilihat kondisi hormon dan gizi. Seperti yang diketahui, stres membuat hormon berubah.

Tanya: Saya setahun belum haid. Apa itu normal?

Jawab: Periksakan diri ke dokter. Minum obat penambah hormon. Solusi lainnya bisa saja berupa terapi hormon.

Tanya: Bagaimana ciri-ciri pembalut yang baik untuk dipakai?

Jawab: Tentu saja yang bersih dan higienis. Tidak ada bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.

Tanya: Apa yang menyebabkan gumpalan darah saat menstruasi?

Jawab: Adanya pembekuan darah

(*Sucipto Sinaga)